KEEROM - Di tengah bentangan alam Papua yang mempesona namun juga menyimpan tantangan akses, kehadiran Satgas Swasembada Yonif 121/Macan Kumbang (MK) Koops TNI Habema menjadi oase harapan bagi warga Kampung Somografi, Distrik Web, Kabupaten Keerom. Kamis (30/4/2026) lalu, prajurit Macan Kumbang membuka pintu Pos Somografi, menawarkan sentuhan pelayanan kesehatan yang selama ini sulit terjangkau oleh masyarakat di wilayah perbatasan ini.
Bagi banyak warga di daerah terpencil seperti Somografi, perjalanan menuju fasilitas kesehatan formal seringkali memakan waktu dan tenaga yang tak sedikit. Kehadiran Satgas TNI di tengah-tengah mereka, yang memberikan pemeriksaan kesehatan, pengobatan, hingga konsultasi medis secara langsung, bagaikan anugerah yang meringankan beban.
“Kami ingin kehadiran TNI benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat, terutama dalam bidang kesehatan. Ini juga menjadi sarana untuk mempererat hubungan antara TNI dan warga, ” ujar Danpos Somografi, Letda Inf Yandi Yuda Pratama, mengungkapkan tujuan mulia di balik kegiatan ini.
Ia menambahkan, ini adalah wujud nyata kepedulian TNI terhadap kebutuhan dasar warga di wilayah penugasan yang penuh tantangan.
Antusiasme warga Kampung Somografi begitu terasa. Senyum lega dan ucapan syukur mengiringi setiap langkah mereka mendapatkan layanan. Salah seorang warga berbagi pengalamannya, “Kami sangat terbantu karena biasanya harus pergi jauh untuk berobat. Dengan adanya bapak tentara di sini, kami bisa mendapatkan pelayanan kesehatan dengan mudah, ” tuturnya, menggambarkan betapa berharganya kemudahan ini bagi kehidupan sehari-hari.
Lebih dari sekadar memberikan pengobatan, personel Satgas juga tak lupa menyebarkan ilmu. Edukasi mengenai pentingnya menjaga kebersihan serta menerapkan pola hidup sehat menjadi bagian tak terpisahkan dari setiap interaksi, demi mencegah berbagai penyakit merajalela.
|
Baca juga:
Satgas Masariku Tebar Gizi Sehat di Asmat
|
Melalui inisiatif ini, Satgas Yonif 121/Macan Kumbang membuktikan bahwa tugas pengamanan wilayah dapat berjalan seiring dengan kontribusi nyata dalam meningkatkan kualitas hidup masyarakat. Keberadaan TNI di perbatasan kini tak hanya dipandang sebagai penjaga keamanan, tetapi lebih jauh sebagai mitra solutif yang hadir untuk rakyat.
Langkah humanis ini diharapkan tidak hanya mampu mendongkrak derajat kesehatan masyarakat di wilayah perbatasan Papua, tetapi juga semakin memperkokoh ikatan kemanunggalan antara TNI dan rakyat, sebuah sinergi yang menjadi fondasi kekuatan bangsa.
(PERS)
