Hangatkan Paskah di Perbatasan, TNI dan Jemaat Senggi Gelar Pawai Obor hingga Tradisi Cari Telur

    Hangatkan Paskah di Perbatasan, TNI dan Jemaat Senggi Gelar Pawai Obor hingga Tradisi Cari Telur
    (Foto Dok): Sinergi antara TNI dan masyarakat kembali terlihat dalam perayaan Paskah 2026 di Distrik Senggi, Kabupaten Keerom Papua, Minggu (5/4/2026).

    KEEROM - Sinergi antara TNI dan masyarakat kembali terlihat dalam perayaan Paskah 2026 di Distrik Senggi, Kabupaten Keerom Papua. Pos Kotis Senggi Satgas Pamtas RI–PNG Statis Yonif 753/AVT bersama jemaat Gereja Ebenhaezer menggelar pawai obor fajar yang berlangsung khidmat dan penuh makna, Minggu (05/04/2026).

    Kegiatan dimulai sejak pukul 06.00 WIT dengan pawai obor yang melintasi sejumlah ruas jalan kampung. Iringan puji-pujian dan doa mengiringi langkah peserta, menciptakan suasana religius yang menyentuh hati. Pawai kemudian berakhir di gereja untuk pelaksanaan ibadah fajar sebagai simbol perayaan kebangkitan Yesus Kristus.

    Momentum sakral semakin terasa saat api unggun dinyalakan bersama, melambangkan terang harapan dan semangat kebersamaan di tengah kehidupan masyarakat perbatasan Papua.

    Usai ibadah, suasana berubah menjadi penuh keceriaan ketika anak-anak jemaat mengikuti tradisi mencari telur Paskah. Kegiatan ini tidak hanya menghadirkan sukacita, tetapi juga mempererat hubungan emosional antara prajurit TNI dan masyarakat setempat.

    Pasiter Satgas Yonif 753/AVT, Letda Inf Andryan Saruksuk, menegaskan bahwa kehadiran TNI dalam kegiatan keagamaan merupakan bagian dari komitmen untuk membangun kedekatan dengan masyarakat.

    “Keikutsertaan kami bersama jemaat adalah wujud nyata kehadiran TNI di tengah masyarakat, khususnya dalam momen rohani seperti Paskah. Kami ingin memastikan perayaan berjalan aman, damai, sekaligus memperkuat rasa persaudaraan, ” ujarnya.

    Ia menambahkan, kegiatan ini juga menjadi sarana komunikasi sosial yang efektif dalam menciptakan hubungan harmonis antara aparat keamanan dan warga.

    Rangkaian perayaan Paskah tersebut ditutup dengan ibadah bersama yang menekankan pesan perdamaian, kasih, dan harapan akan masa depan yang lebih baik. Kebersamaan yang terjalin menjadi bukti bahwa nilai-nilai persatuan dan toleransi terus hidup di tengah masyarakat Papua.

    Melalui kegiatan ini, Satgas Yonif 753/AVT tidak hanya menjalankan tugas pengamanan wilayah, tetapi juga berperan aktif dalam membangun keharmonisan sosial dan memperkuat ikatan kebangsaan di wilayah perbatasan. (PERS)

    paskah2026 tnimanunggalrakyat yonif753avt papuadamai keerom pawaiobor
    Jurnalis Agung

    Jurnalis Agung

    Artikel Sebelumnya

    Paskah di Perbatasan: TNI dan Warga Keerom...

    Artikel Berikutnya

    Gotong Royong Perbatasan: Satgas Macan Kumbang...

    Berita terkait

    Rekomendasi

    Motor untuk Kepala SPPG Desa, Nawardi: Itu Mendukung Penguatan Gizi Hingga Pelosok
    Abdullah Rasyid: Layanan Imigrasi Kunci Iklim Investasi Indonesia Kondusif
    Ribuan Santri Siap Bela Negara di Siliwangi Santri Camp 2026
    Siliwangi Santri Camp 2026 Siapkan 1.000 Santri Jawa Barat Jadi Generasi Tangguh, Religius, dan Nasionalis
    Jaringan Curanmor Lintas Wilayah Terbongkar, Pelaku Licin Diringkus

    Ikuti Kami